oleh

Kapolres Bungo Ajak Warga Tasep Rakor dalam Rangka Antisipasi Konflik Bulan Ramadhan

Bungo, Nenemonews.com (Jambi) – Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi SIK mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan warga Kecamatan Tanah Sepenggal (Tasep) pada hari Selasa (06/04/2021) yang dimulai dari jam 09.00 Wib yang berlokasi di Aula Kantor Camat Tanah Sepenggal Pasar Lubuk Landai.

Rapat ini dilakukan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H/2021 M untuk menghindari konflik sosial di masyarakat di Kecamatan Tanah Sepenggal.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut selain Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfo, SIK juga ada Dandim 0416/Bute Letkol Inf. Arianto Maskare Subagio, S.Sos, M.Si
yang diwakili Danramil Tanah Tumbuh Kapten Cag Sugiyanto, Camat Tanah Sepenggal Zukrianto, S.Pt, M.Si, Kapolsek Tanah Sepenggal AKP Denny Eko Saputra, SH, Babinsa, Datuk Rio se-kecamatan Tanah Sepenggal serta tamu undangan lainnya.

Diawali dengan pembukaan dan pembacaan do’a oleh Ketua BPD Dusun Pasar Lubuk Landai an.Mansur. Dilanjutkan sambutan Camat Tanah Sepenggal, kemudian pengarahan Kapolres Bungo.

Camat Tanah Sepenggal Zukrianto, S.Pt, M.Si dalam sambutannya menyapaikn selamat Datang kepada Kapolres dalam kegiatan konsolidasi ini.

“Kami menyampaikan keluhan kami diantaranya ada beberapa titik yang dijadikan lokasi Balap Liar di Kecamatan Tanah Sepenggal, yaitu Perbatasan Dusun Teluk Pandak dan Dusun Lubuk Benteng, Perbatasan Dusun Tanah Bekali dan Dusun Empelu, Perbatasan Sungai Gambir dan Dusun Pasar Rantau Embacang dan terakhir Perbatasan Dusun Tenam dan Dusun Candi,” tutup Camat

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Mokhamad Lutfi SIK mengatakan bahwa banyak hal yang sudah dibahas sebelumnya demi menciptakan kemanan dan ketertiban menjelang bulan Ramadhan.

“Agenda telah direncanakan membahas tentang hal yang sama di Kantor Bupati Bungo, ditambah lagi antisipasi aktifitas pasar beduk di Pasar Muara Bungo. Selanjutnya pada saat Jumling terdahulu di Candi ada saran dari masyarakat untuk dibuat atau pasangkan Polisi Tidur atau Gundukan, dan hal tersebut di perbolehkan selagi untuk kebaikan akan tetapi dirapatkan bersama terlebih dahulu,” kata Kapolres.

Kemudian antisipasi permasalahan kuncinya terletak pada orang tua, dengan cara memberikan edukasi tentang larangan balapan liar yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain seperti timbulnya kecelakaan,” tambahnya.

“Kita tidak bisa menyerahkan dan menyalahkan pihak Kepolisian maupun TNI, semuanya kita berupaya mengambil langkah-langkah preventif dan persuasif untuk mencegah agar tidak ada lagi pemuda yang melakukan balap liar,” papar Kapolres.

Apabila tidak dapat dicegah maka akan dilakukan langkah Refresif dengan penindakan oleh pihak Kepolisian dan Bulan Ramadhan merupakan bulan Suci dimana di wajibkan bagi umat islam yang beriman untuk berpuasa (Al Baqoroh: 183),” tutup Kapolres.

Dlanjutkan dengan sambutan Danramil 02 Tanah Tumbuh Kapten Caj Sugiyanto.

Disampaikannya memohon maaf dari Dandim 0416/Bute karena seyogyanya beliau akan hadir, namun karena ada kegiatan kunjungan mendadak dan saya mewakilinya,” kata Sugiyanto.

Dandim mengharapkan kerjasama kepada Datuk Rio untuk bersama sama menyikapi masalah konflik sosial di wilayah Tanah Sepenggal dan Tanah Tumbuh.

Pada sesi tanya jawab Rio Pasar Rantau Embacang M.Ruslaini meminta untuk kerja sama dengan pihak Kepolisian, Koramil dan Camat terutama permasalahan Balap liar juga terjadi di Dusun dan peredaran Narkoba sudah marak.

Sedangkan Rio Dusun Empelu Jusriwan menyanapikan kenakalan remaja berupa Ngelem di Lapangan Bola kaki Dusun Empelu yang sudah sering kami tegur dan pernah di amankan, kemudian telah beritahukan ke pada Orang tuanya serta situasi di Empelu Alhamdulillah aman, namun tetap berharap kerjasama.

Kemudian Rio Candi Muhaidi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan rapat atau perundingan dengan BPD untuk mengantisipasi permasalahan pada bulan Ramadhan tahun lalu agar tidak lagi terjadi di Dusun Candi.

Rio Dusun Teluk Pandak Erpuadhan, S.Pd I mengucapkan terima kasih atas penanggulangan Masalah PETI yang beraktifitas di Dusun Teluk Pandak serta penangkapan 3 orang preman pelaku Pencurian di Dusun Teluk Pandak pihaknya akan memberikan himbauan di Masjid tentang Balap Liar di Dusun Teluk Pandak.

Selanjutnya Rio Dusun Telentam M.Isa menyampaikan keluhan masalah PETI yang sudah meresahkan di Dusun Telentam untuk dapat dilakukan penindakan, karena sudah sering dilakukan himbauan oleh BKTM dan masyarakat akan tetapi keesokan harinya mereka melakukan lagi.

Rio Dusun Sungai Gambir Ahmad Husairi menyampaikan masalah Narkoba dan pihaknya sudah Rapat di Desa dan pemdus tidak berani membuat perdusnya serta masalah Ngelem dimana Pemdus sudah membuat Perdusnya dimana bagi pengguna akan dikenakan denda dan terakhir masalah Balap Liar karena Pemdus meminta disuratkan kepada Rio untuk dapat mengumumkan di Masjid Masjid.

Pemuda Dusun Pasar Lubuk Landai yang diwakilibb Hasbullah menyampaikan masalah Petasan menjelang puasa berdampak kamtibmas dan masalah Warnet untuk di tetapkan waktunya.

Terkait beberapa penyampaian keluhan Datuk Rio Kapolres Bungo menjawab yang pertama Indikasi Kecanduan Narkoba dan Kecanduan Lem , disini kami meminta kerja sama dari kita semua apabila ada warga atau anak kita yang kecanduan Narkoba untuk di antarkan ke Polsek atau ke Polres biar nanti kita upayakan Rehabilitasi sebelum dilakukan penangkapan, dan apabila sudah dilakukan penangkapan disertai dengan barang bukti, maka akan di lakukan penegakan hukum bukan rehab lagi,” tegas Kapolres.

Setiap sore akan saya perintahkan kepada anggota untuk terlebih dahulu apel dan kemudian dari jam 17.00 Wib sampai dengan buka puasa untuk melakukan Patroli dan pengamanan di lokasi, guna mengantisipasi terjadinya Balap Liar.

Untuk masalah Peti sudah kita lakukan sosialisasi dan bagi yang bandel akan kita lakukan penindakan dan apabila ada yang melakukan Peredaran dan penggunaan Narkoba untuk segera melaporkan ke Pihak Kepolisian. Sedangkan Warnet sudah ada klafikasi izin yang di keluarkan oleh perizinan tentang Jam Edar Warnet diminta kepada Camat dan Datuk Rio untuk membuat surat edaran tentang jam buka operasi, jangan sampai menghalangi bagi pemilik Warnet untuk mencari nafkah jadi masalah Warnet ini untuk dapat dimusyawarahkan di tingkat Desa tentang jam buka atau operasional warnet,” tutup Kapolres.

Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri 50 orang
dan sekira pukul 12.00 Wib, acara selesai dilaksanakan. (N30)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed