oleh

Bupati Bojonegoro; Warga Sudah Tidak Risau akan Bencana Banjir

Bojonegoro, Nenemonews (Jatim) – Bupati Bojonegoro Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Desa Kunci, Kecamatan Dander, Provinsi Jawa Timur.

Sidak dilakukan karena di wilayah tersebut mengalami Banjir Bandang akibat terjadi hujan lebat pada Minggu (29/11/2020) sore.

Pada saat Sidak, Bupati Bojonegoro menyampaikan dengan adanya curah hujan yang tinggi mengakibatkan debit air dibeberapa sungai naik.

Serta kondisi bukit yang gundul di wilayah Temayang tidak mampu menyerap air, sehingga air langsung turun ke area persawahan, sungai, dan pemukiman penduduk.

“Hal ini juga disebabkan terjadinya penyempitan sungai dari 15 meter wilayah hulu dan 2-3 meter di hilir, serta bangunan rumah penduduk yang memakan badan sungai.” kata Bupati Bojonegoro.

Sejak tahun 2000, lanjut dia, wilayah tersebut sudah menjadi langganan banjir setiap tahun.

Begitu pula di wilayah Temayang tepatnya di Desa Kedungsumber dulu menjadi langganan Banjir Bandang.

Namun kini sejak sudetan Kali Gandong sudah jadi, luapan air tidak lagi melanda masuk ke pemukiman warga.

Upaya Pemkab untuk menanggulangi bencana banjir mendapat dukungan penuh oleh masyarakat dan wargapun merasa aman.

“Warga sudah tidak risau akan bencana banjir.” imbuh Anna Mu’awanah, Senin (1/12/2020) siang.

Sebagai langkah antisipasi penanggulangan banjir ke depan pihak Pemkab melalui Dinas PU SDA akan melakukan pelebaran sungai.

Lebih dari itu, dengan diadakannya sosialiasi, mengedukasi warga, pendataan berapa rumah untuk dikembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya.

Bupati berpesan agar masyarakat selalu bergotong royong dalam penanggulangan bencana.

Dengan tetap menjaga lingkungan hijau, tidak membuang sampah di sungai, dan tidak mendirikan bangunan di badan sungai.

Saat Sidak Kepala Dinas PU SDA Tedjo Sukmono, Camat beserta Forkopimca Dander, dan Kades Kunci, juga ikut serta.

Perlu diketahui bersama pada hari Minggu sore terjadi hujan lebat mengguyur Wilayah Kabupaten Bojonegoro seharian.

Hujan lebat itu mengakibatkan Banjir Bandang meliputi, Desa Tambakromo Kecamatan Malo, Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru, dan Desa Kunci Kecamatan Dander.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed