Nenemenews.com

Informatif dan Berimbang

Politisi PKB, Abdulloh Umar Gelar Reses

Politisi PKB, Abdulloh Umar Gelar Reses

Bojonegoro, Nenemonews (Jatim) – Politisi dari PKB, Abdulloh Umar menggelar reses masa jelang sidang kedua DPRD Bojonegoro di kediamamnya, Jum’at (11/10/2019) malam.

Dalam kesempatan itu Umar menjelaskan, reses adalah salah satu media untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Monggo panjenengan menyampaikan aspirasinya.” ujar politisi PKB itu di Desa/Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Umar berharap masyarakat turut serta mengawal program-program dari Pemkab Bojonegoro.

Tujuh belas (17) program pokok Bupati Bojonegoro sudah terlaksana dengan baik.

“Kepemimpinan bupati sudah berjalan setahun dan semua programnya sudah terlaksana.” ungkap Abdulloh Umar.

Untuk saat ini, perkerasan kaku (rigid) dan perkerasan lentur (hotmix) jalan sepanjang 128 Km di wilayah Selatan Bojonegoro sudah selesai dikerjakan.

Rencananya, pada tahun 2020 Jalan Nasional Bojonegoro-Babat akan diperlebar mulai dari wilayah Bojonegoro timur sampai dengan kota.

Nantinya, juga akan dilaksanakan pembangunan infrastruktur jembatan penghubung antar kabupaten yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo, Kanor-Rengel, Kabupaten Tuban.

Pembangunannya diperkirakan menghabiskan APBD 95 Miliar, untuk tahun pertama anggaran, termasuk pembebasan lahannya sebesar 47 Miliar.

Sedangkan, pembangunan infrastruktur lainnya di wilayah Bojonegoro bagian timur akan dilaksanakan juga pada semester tahun itu.

Umar berharap kepada kepala desa yang berada di wilayah dapil pemilihannya agar saling berkoordinasi dengan baik antar Kades.

Tujuannya untuk perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten agar pembangunannya cepat terselesaikan.

Lebih lanjut, kata dia, APBD Kabupaten Bojonegoro pada tahun ini mencapai 7 Triliun. Dengan begitu APBD Bojonegoro termasuk terbesar kedua di Jawa Timur.

“Monggo jenengan jika ada Musrenbangdes hadir, agar bisa memberi usulan-usulan terkait pembangunan di lingkungan masing-masing.” jelas Umar.

Kata Umar, Pemkab Bojonegoro memberi tunjungan kepada anak yatim, Lansia, orang sakit menahun pertahunnya Rp 1,5 Juta perorang.

Sedangkan terkait bantuan kematian pihak desa diharapkan sering-sering berkoordinasi dengan pihak Pemkab.

Selain itu, tunjungan bagi pendampingan jemaah tahlil pertahunnya Rp 1 Juta perpendamping.

“Untuk hal ini, minimal anggota jemaahnya 100 orang.” kata Umar.

Umar menjelaskan terkait bantuan pembangunan musala diharapkan status kepemilikan tanahnya bukan tanah pribadi, akan tetapi akte tanahnya atas nama lembaga.

“Pada P-APBD tahun ini banyak musala yang akan dibangun di wilayah Kecamatan Baureno.” ungkap Umar.

Untuk ADD pada P-APBD tahun ini mengalami peningkatan seratus (100) persen.

“Anggaran ADD tahun ini sebesar Rp 340 Miliar se-kabupaten untuk 430 desa.” tutupnya. (N25).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

www.videobokep18.xyz rentalmobilpontianak www.pornvids.xyz fullbokep