Nenemenews.com

Informatif dan Berimbang

Mesuji Berdarah, 3 Orang Meninggal 10 Orang Luka Parah

Mesuji Berdarah, 3 Orang Meninggal 10 Orang Luka Parah

Mesuji, Nenemonews (Lampung) – Keributan antar kelompok kembali terjadi di kawasan Register 45, Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Rabu (17/07/2019) pukul 13.00 WIB. 3 orang tewas dan 10 luka bacok akibat kejadian tersebut.

Peristiwa berdarah itu dipicu persoalan kendaraan mesin bajak milik kelompok Mesuji Raya (Pematang Panggang) sekira pukul 11.00 wib datang ke TKP dan melakukan pembajakan di lahan milik kelompok Mekar Jaya Abadi.

“Mesin bajak tersebut melakukan pembajakan diareal tanah seluas setengah haaktar milik kelompok Mekar Jaya Abadi, kejadian tersebut di ketahui oleh warga kelompol mekar jaya abadi kemudian warga memukul kentongan berkumpulah massa yang kemudian mengamankan bajak tersebut sambil menanyakan atas perintah siapa melakukan pembajakan,” ucap salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya.

Tidak lama kemudian, sang operator bajak pulang, kemudian datanglah sekelompok massa yang di belakangan diketahui merupakan kelompok Mesuji Raya, dengan membawa senjata tajam dan langsung melakukan penyerangan terhadap massa kelompok Mekar Jaya Abadi yang mengamankan bajak tersebut, terjadilah bentrok dan adanya perlawanan oleh kelompok Mekar Jaya Abadi sehingga menimbulkan korban. Kejadian perselisihan saling klaim lahan garapan itu berakhir dengan saling bertikai hingga menelan korban jiwa dengan cara mengenaskan bersimbah darah.

untuk korban meninggal dunia di tempat atas nama Roli dan Dali sedangkan satu orang yang meninggal dalam perjalanan untuk di rujuk belum teridentifikasi.

Sementara untuk luka bacok masih dinyatakan hidup antara lain Jeman (54) di Rujuk ke Mutiara Bunda, Mujiono (56) Harianto (31), Saipul (30), Wahyudi (35),jito (54), Katimin (70), sementara 3 korban luka-luka belum di ketahui namanya, dengan total korban 13 orang.

“Yang meninggal ada tiga mas, dua teridentifikasi, satu lagi belum tau namanya,” Jelas Veronika Pegawai Medis Puskesmas Simpang Pematang.

Selain itu, Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo membenarkan bahwa korban meninggal bertambah menjadi tiga orang. “Benar korban bertambah menjadi tiga, dan 10 orang masih dalam perawatan intensif.” Ujarnya pada rabu malam.

Untuk pelaku sudah kami identifikasi, untuk itu kedua kelompok agar menahan diri, serahkan masalah ini ke pihak Kepolisian singkat nya.

Atas Kejadian Bentrok yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 10 orang luka bacok, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto turun langsung untuk meninjau lokasi Bentrok, serta mengimbau kepada masyarakat tetap tenang menyikapi terjadinya keributan antar kelompok di kawasan Register 45, Sungai Buaya, Mesuji.

“Masyarakat tidak perlu panik dan semua harus tenang terkait adanya keributan antara kelompok warga mekar jaya dan kelompok mesuji raya di register 45 yang mengakibatkan 13 Korban Jiwa,” Ucap Kapolda Lampung Saat Meninjau Lokasi Bentrok.

“ Ya, aparat sudah melakukan pengamanan sebab sejak awal TNI dan polri sudah hadir dalam rangka meredam situasi, melokalisir, dan meredam konflik yang sudah berjalan selain itu menurutnya korban seluruhnya sudah dibawa ke RS rumah sakit untuk diberikan pertolongan dan yang sudah meninggal dunia sudah di antar ke kediamannya.

Untuk itu sekali lagi saya menghimbau agar seluruh masyarakat tetap tenang percayakan penyelesaian konflik ini kepada TNI dan Polri sebab petugas cukup mengamankan lokasi di tempat ini ujar Kapolda.

Selain itu, saya berharap konflik ini segera di selesaikan melalui Forkopimda saya akan lihat penyelesaian ini dengan waktu yang cepat tetunya melihat situasi yang terjadi agar semuanya tenag dan ada pertemuan kedua belah pihak sehingga menghasilkan keputusan keputusan yang dingin dan matang sehingga konflik ini dapat segera diselesaikan dan tidak melebar.

Lebih lanjut dia mengatakan, personel Polda Lampung hingga kini masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Ada sekitar tiga SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob, 100 personel yang ditempatkan dibeberapa tempat selain itu kita juga berkordinasi dengan Polda Sumatera Selatan yang ikut meredam situasi agar pasca terjadinya bentrok situasi semakin kondusif dan TNI pun hadir disini guna Mem back up polri guna menyelesaikan permasalahan ini sebaik baiknya. Untuk itu kepada semua pihak untuk meredam situasi yang sudah kondusif dan damai ini agar kedepannya tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan.Mohon doanya, agar semuanya cepat selesai jelas Kapolda.(N9)

463 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

www.videobokep18.xyz rentalmobilpontianak www.pornvids.xyz fullbokep