Nenemenews.com

Informatif dan Berimbang

Danrem O43/Gatam Beri Materi Kepada 350 Pendeta Se Provinsi Lampung

Danrem O43/Gatam Beri Materi Kepada 350 Pendeta Se Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG,  Nenemonews (Lampung) – Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos, selasa (16/10) pukul 13.05 WIB memberikan pemantapan materi Pilar Kebangsaan dan Wawasan Kebangsaan kepada 350 orang Pendeta se Provinsi Lampung, bertempat di Gereja GPPS Maranatha Jl P. Ternate No 60 Jagabaya II Suka Bumi Bandar Lampung.

Turut mendampingi Danrem 043/Gatam, Danramil 04/TKT Mayor Inf Sutoto, Pasi Ter Korem 043/Gatam Mayor Inf Bob Alam, Pasi Ren Korem 043/Gatam Kapten Chb Yudi Nugroho dan Bpk. Pendeta Ruli Lampah (Pengurus Persekutuan Maranatha)

Di kesempatan tersebut Danrem menyampaikan, ” Saya ingin mengingatkan kembali pelajaran yg sudah pernah bapak ibu sekalian dapatkan tentang masalah pilar dan wawasan kebangsaan, itu semua sangat penting kita ingat ingat kembali karna ini menyangkut tentang kehidupan di lingkungan berbangsa dan bernegara, agar kita selalu senantiasa cinta kepada tanah air, Bangsa dan Negara”.

” Pilar Pancasila Pilar mulia bagi tegak kokoh berdirinya negara kita yakni Indonesia adalah Pancasila, mengapa Pancasila diangkat sebagai pilar bangsa Indonesia..? hal ini perlu dasar pemikiran yang kuat dan bisa dipertanggung jawabkan sehingga dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia “, ujar Danrem.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, ” Kita menyadari bahwa bangsa Indonesia adalah Negara yang besar wilayahnya seluas daratan Eropah yang terdiri atas berpuluh puluh pulau yg membentang dari barat hingga ke timur, dari Sabang hingga Merauke, dari utara hingga selatan dari pulau Miangas sampai pulau Rote, meliputi ribuan kilometer “.

” Adapun pengertian dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia yakni Negara Kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 19 000 pulau lebih, terdiri atas berbagai suku bangsa yang beraneka ragam adat istiadat serta budaya, serta memeluk seluruh agama dan keyakinan tetapi kita tetap satu itulah ciri khas bangsa Indonesia yang harus tetap kita jaga dan pertahankan persatuannya “

” UUD1945 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia kita harus memahami dan mendalami terlebih dulu, makna Undang Undang Dasar 1945 teruntuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945, agar kita mengerti dan bisa melaksanakanya, tanpa memahami prinsip yang terkandung dalam Pembukaan ini tidak mungkin kita dapat melaksanakan peraturan yang ada di dalamnya dan bisa menjalankan dan mengadakan evaluasi terhadap pasal-pasal yang memiliki dalam batang tubuhnya serta barbagai undang-undang yang akhirnya menjadi derivatnya tiga Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia “.

” Semboyan Bhinneka Tunggal Ika diungkapkan pertama kali oleh Mpu Tantular, pujangga agung kerajaan Majapahit yang hidup dalam masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, di abad ke empatbelas (1350- 1389) Sesanti tersebut memiliki dalam karyanya, kakawin Sutasoma yang berbunyi “Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa, ” yang artinya ” Berbeda-beda itu, 1 tak ada pengabdian yang mendua “, tutup Danrem Kolonel Kav Erwin Djatniko, S.Sos. (*)

3,733 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan