Sitename

Description your site...

BLOK ROKAN 100 PERSEN INDONESIA

BLOK ROKAN 100 PERSEN INDONESIA

JAKARTA, Nenemonews – Puisi Presiden BEM Universitas Lampung tentang Blok Rokan dan Kedaulatan Indonesia, sempat menggetarkan ruangan MPR RI Nusantara V, di jakarta, senin (30/7/2017)

Presiden BEM Universitas Lampung, menginginkan pemerintah dan negara mampu menjaga kedaulatan negara indonesia dan menciptakan kedilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Penguasaan Blok rokan yang hampir 100 tahun di kuasai oleh chevron adalah penjajahan era modern. Maka, presiden BEM UNILA menyampaikan blok rokan adalah kekayaan indonesia yang wajib di nasionalisasi.

Kegiatan ini diikuti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)
Diskusi dibuka oleh Amien Rais dan Pembicara awal Letjen (P) Syarwan Hamid membicarakan bahwa Blok Rokan yang saat ini dikelola oleh chevron yang berada di Riau tidak membuat Masyarakat Riau hidup sejahtera, senada juga dengan yang pernyataan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) bahwa banyak jalan di Riau yang rusak bak jalan kerbau, tetapi jalan di perumahan Chevron sangat mulus. Statement-statement senada juga oleh Kardaya Warnika dan Faisal Yusra mengenai dukungan PT Pertamina selaku BUMN untuk mengelola Blok Rokan.

Randi Andiyana selaku Presiden Mahasiswa Universitas Riau yang juga merupakan Koordinator Isu Energi dan Minerba BEM SI menyatakan sikap dengan di awali menyanyikan lagu Darah Juang, selanjutnya Randi juga menggambarkan kondisi Riau yang sulit bahkan dengan adanya kontribusi besar minyak bumi yang dikelola Chevron. Lalu, dilanjutkan pernyataan sikap dari BEM SI sebagai berikut:

1. Menolak dengan tegas Blok Rokan untuk kembali dikelola oleh perusahaan asing.
2. Menuntut Pemerintah memberikan hak kelola Blok Rokan kepada BUMD dan aau BUMN.
3. Menuntut Pemerintah untuk segera mewujudkan janji Kedaulatan Energi Nasional.

Lalu, pembacaan puisi tentang blok “rokan dan kedaulatan indonesia” oleh Fauzul selaku presma Unila. Lalu dilanjutkan pembicara-pembicara lainnya.

Presiden BEM Unila Fauzul mengutarakan pandangannya tentang blok rokan, dilakukan diskusi terkait permintaan BEM SI mengenai permintaan BUMD ikut mengelola Blok Rokan. Setelah diskusi mengenai hal tersebut antara BEM SI dan Marwan Batubara selaku Pengamat Migas Nasional maka disepakati penggantian beberapa poin petisi.

“Jika ada kejanggalan dalam tegaknya keadilan maka hanya ada satu kata LAWAN” , pungkasnya. (N)

3,961 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan